Analisis Elemen Visual Dalam Membangun Personal Branding Politik Sherly Tjoanda Di Instagram
Main Article Content
Muhammad Syafril Azzikri Lessy
Yuliarni
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elemen visual dalam membangun personal branding politik Sherly Tjoanda melalui akun Instagram @s_tjo pada Pilkada Maluku Utara 2024. Fokus penelitian diarahkan pada penggunaan elemen desain komunikasi visual seperti warna, tipografi, fotografi, tata letak, gestur, dan caption sebagai strategi komunikasi politik digital. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes untuk mengidentifikasi makna denotatif dan konotatif yang terkandung dalam konten visual Instagram. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap unggahan Instagram, dokumentasi visual, serta studi pustaka yang relevan dengan komunikasi politik digital dan personal branding politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen visual pada akun Instagram @s_tjo digunakan secara konsisten dan strategis dalam membentuk citra politik Sherly Tjoanda sebagai figur pemimpin perempuan yang humanis, modern, profesional, dan dekat dengan masyarakat. Penggunaan visual storytelling melalui fotografi natural, warna yang harmonis, tipografi modern, serta caption persuasif mampu menciptakan kedekatan emosional dengan audiens media sosial. Analisis semiotika menunjukkan bahwa tanda-tanda visual pada konten Instagram tidak hanya menghasilkan makna literal, tetapi juga membangun representasi ideologis mengenai sosok pemimpin progresif dan empatik di era digital. Penelitian ini memperlihatkan bahwa media sosial Instagram memiliki peran penting sebagai ruang konstruksi identitas politik dan pembentukan persepsi publik melalui komunikasi visual yang terencana dan persuasif.
Ali, K. (2021). Zoom-ing in on white supremacy: Zoom-bombing anti-racism efforts. Journal of Media and Culture, 4(1), 1–11. https://doi.org/10.5204/mcj/2786
Barth, N., Wagner, E., Raab, P., & Wiegärtner, B. (2023). Contextures of hate: Towards a systems theory of hate communication on social media platforms. Communication Review, 26(3), 209–252. https://doi.org/10.1080/10714421.2023.2208513
Daly, S. E., & Nichols, A. L. (2024). Incels are shit-post kings: incels perceptions of online forum content. Journal of Crime and Justice, 47(1), 4–26. https://doi.org/10.1080/0735648X.2023.2169330
Hafizh, F., Sulistyani, A. A., & Wardani, I. P. (2025). Game Theory: Case Study of Gojek and Grab. Diversity.
Jaya, F. H., Afni, D. N., & Murtadahari, A. (2025). Preferensi Penggunaan Transportasi Online Berbasis Mobilitas dan Kinerja di Bandar Lampung (Studi Kasus : Perbandingan Aplikasi Online GoJek, Maxim dan In Drive). Teknika Sains: Jurnal Ilmu Teknik, 10(1), 99–110. https://doi.org/10.24967/teksis.v10i1.4027
Jones, B. (2024). The shitposting scattergun approach: A multimodal analysis of the first wave COVID-19 social media messaging from UKGov. Journal of Visual Political Communication, 11(1), 27–57.
Maharani, S. A., Nisa, M. K., & Saputri, N. D. A. (2025). Analisis Desain Antarmuka Aplikasi Gojek dan Grab Berdasarkan The Principle Of Beautiful Web Design. Jurnal Elektro Dan Informatika Swadharma (JEIS), 05.
Mujayana, M., & Santoso, R. (2022). Media Komunikasi Pemasaran Digital Marketing Produk UMKM Selama Pandemi Covid-19. Jurnal Nusantara Aplikasi Manajemen Bisnis, 7(1). https://doi.org/10.29407/nusamba.v7i1.16200
Nirwan, A. R. (2025). Optimasi Strategi Pemasaran Jasa Transportasi Online Dengan Teori Permainan Berbasis Logika Fuzzy (Studi kasus: Pengguna Grab dan Maxim Dalam Lingkup Mahasiswa Jurusan Matematika Universitas Halu Oleo). Jurnal Matematika, Komputasi Dan Statistika, 5, 1010–1016.
Novianita, R. (2021). Pengaruh Bisnis Social Media Instagram terhadap Aktivitas Pengguna Instagram di Kalangan Mahasiswa Ilmu Komunikasi. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 2(3), 494. http://jiss.publikasiindonesia.id.













