Perancangan Media Informasi Tentang Alat Musik Tradisional Mandailing
Main Article Content
Suvina Irmayani Lubis
Izan Qomarats
Alat musik tradisional Mandailing merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, fungsi sosial, dan identitas budaya yang penting bagi masyarakat Mandailing. Namun, perkembangan teknologi dan arus globalisasi menyebabkan minat generasi muda terhadap budaya lokal semakin berkurang. Kondisi tersebut diperparah oleh terbatasnya media informasi yang menarik dan mudah dipahami serta minimnya akses terhadap alat musik Mandailing di lingkungan sekolah. Akibatnya, pengetahuan anak-anak mengenai alat musik tradisional Mandailing menjadi semakin terbatas. Perancangan ini bertujuan menghadirkan media informasi yang mampu memperkenalkan alat musik Mandailing kepada anak usia 7–12 tahun melalui penyampaian yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik mereka. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka untuk memperoleh informasi yang akurat mengenai alat musik tradisional Mandailing. Hasil perancangan berupa buku ilustrasi anak, augmented reality, x-banner, poster, dan merchandise. Perancangan ini berhasil menghadirkan media informasi yang lebih menarik, mudah dipahami, dan sesuai dengan perkembangan generasi digital saat ini. Melalui ilustrasi, penyajian informasi yang sederhana, serta dukungan teknologi interaktif, buku ini membantu anak-anak mengenal berbagai jenis alat musik tradisional Mandailing, meningkatkan pemahaman terhadap budaya lokal, serta menjadi salah satu bentuk pelestarian dan pendokumentasian warisan budaya Mandailing dalam media visual.
Alwiyah, D., & Rusdi, R. (2021). "Gordang Sambilan: Pelestarian Kebudayaan Tradisional Mandailing di Kabupaten Mandailing Natal (2008–2019)." Jurnal Kronologi, 3(2), 206–214. https://kronologi.ppj.unp.ac.id/index.php/jk/article/view/162
Nawawi, H., & Hadari, M. M. (1992). “Instrumen Penelitian Bidang Sosial”. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Patmisari, P., & Dwiningrum, S. I. A. (2025). “Analisis Gaya Belajar Siswa Generasi Z dalam Perspektif Social Cognitive Theory”. Dwija Cendikia: Jurnal Riset Pedagogik Universitas Sebelas Maret. https://jurnal.uns.ac.id/jdc/search/search?simpleQuery=Analisis+gaya+belajar+siswa+Generasi+Z+dalam+perspektif+social+cognitive+theory&searchField=query
Serina, R. (2023, November 1). "Penggunaan Augmented Reality sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal Jawa Timur." Kompasiana.
Silaban, N. A., Nasution, N. A., Lumbantoruan, R., Gultom, L., Lubis, F. (2024). “Gordang Sembilan: Alat Musik Etnis Mandailing di Bawah Pengaruh Era Globalisasi.” Jerumi: Jurnal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary. https://www.researchgate.net/publication/386350148_Gordang_Sambilan_Alat_Musik_Etnis_Mandailing_di_Bawah_Pengaruh_Era_Globalisasi













