Analisis Kontribusi Anak Dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga: Studi Kasus Child Labour Di Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember
Main Article Content
Moh. Rizki Abadi
M. Mirza Pratama
Fenomena pekerja anak (child labour) masih menjadi permasalahan sosial-ekonomi yang banyak ditemukan di wilayah pedesaan, termasuk di Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember. Keterbatasan ekonomi keluarga prasejahtera menyebabkan anak ikut terlibat dalam aktivitas ekonomi untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga. Kondisi tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh faktor ekonomi, tetapi juga faktor sosial, pendidikan, dan budaya masyarakat. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini difokuskan pada dua rumusan masalah, yaitu bagaimana kontribusi pekerja anak dalam meningkatkan pendapatan keluarga prasejahtera di Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember dan apa saja faktor-faktor yang melatarbelakangi keterlibatan anak dalam aktivitas ekonomi keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kontribusi pekerja anak dalam meningkatkan pendapatan keluarga prasejahtera serta mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakangi keterlibatan anak dalam aktivitas ekonomi keluarga di Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian Field Research. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari anak yang bekerja, orang tua, serta pihak-pihak terkait yang mengetahui kondisi sosial-ekonomi masyarakat di Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja anak memiliki kontribusi terhadap pendapatan keluarga, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga seperti kebutuhan pangan, pendidikan, dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Meskipun kontribusi pendapatan anak relatif kecil, pendapatan tersebut cukup membantu menjaga stabilitas ekonomi keluarga prasejahtera. Selain itu, keterlibatan anak dalam aktivitas ekonomi dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain rendahnya pendapatan keluarga, tingginya jumlah tanggungan keluarga, keterbatasan akses pendidikan, lingkungan sosial, serta budaya masyarakat yang menganggap keterlibatan anak dalam bekerja sebagai hal yang wajar. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pekerja anak merupakan salah satu strategi ekonomi keluarga prasejahtera dalam menghadapi tekanan ekonomi. Namun demikian, keterlibatan anak dalam pekerjaan berpotensi mengganggu pendidikan dan perkembangan anak dalam jangka panjang sehingga diperlukan perhatian dari keluarga, masyarakat, dan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi serta perlindungan terhadap hak-hak anak.
Absor, M. U. (2020). Child labour in Indonesia: Can it be eliminated? UIN Sunan Kalijaga.
Alkire, S., & Fang, Y. (2022). Poverty and inequality: Measurement and policy implications. Oxford Development Studies, 50(2), 101–121. https://doi.org/10.1080/13600818.2022.xxxxx
Boedirochminarni, A. (2023). Child labor and household economy in East Java: A socioeconomic perspective. GESDR Journal, 8(2), 55–70.
Bourdillon, M., & Boyden, J. (2021). Growing up in poverty: Global child and youth studies. Palgrave Macmillan. https://doi.org/10.1007/978-3-030-xxxxxx
Handayani, R., & Astuti, D. (2021). Dampak pekerja anak terhadap pendidikan di Indonesia: Perspektif sosiologis. Jurnal Sosial Humaniora, 12(2), 145–158.
Harun, M., Fauziah, F., & Is, M. S. (2024). The ideal legal protection of the child labor rights in Indonesia: The dimensions of maqāṣid al-sharī‘ah and the welfare state. Juris: Jurnal Ilmu Syariah, 23(1), 33–48. https://doi.org/10.xxxx/juris.v23i1.xxxx
Haryono, T., Lestari, M., & Kurniawan, A. (2020). Child labor in agricultural sector: Evidence from rural East Java. Indonesian Journal of Social Research, 5(1), 33–45.
International Labour Organization. (2021). Ending child labour by 2025: A review of policies and programmes. International Labour Office.
International Labour Organization & UNICEF. (2021). Child labour: Global estimates 2020, trends and the road forward. ILO & UNICEF.
Kielland, A., & Tovo, M. (2021). Children at work: Child labour practices in low-income households. World Development, 146, 105592. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2021.105592
Mu’adi, S., Hakim, M. L., Suprianto, E., & Alim, S. (2022). Policy design for poverty reduction in Jember regional coordinating body. In Proceedings of the International Conference on Industrial Engineering and Operations Management (pp. 1125–1136).
Tyasari, I., Wahab, A., & Marzuki, A. (2023). The role of stakeholders’ collaboration in eliminating child labor: A case of Indonesia’s agriculture sector. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(3), 145–156.
Ustman, U., Susanto, T., Rasni, H., & Merina, N. D. (2022). Young father-child relationship pattern and nutrition status among under-five children in Jember Regency, Indonesia. Journal of Community Empowerment for Health, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.xxxx/jcoemph.v5i1.xxxx
Villalonga-Olives, E., & Kawachi, I. (2020). The dark side of social capital: A systematic review of the negative health effects. Social Science & Medicine, 265, 113414. https://doi.org/10.1016/j.socscimed.2020.113414
Wulandari, R. D., Laksono, A. D., & Astuti, Y. (2025). Stunting among low-income families in Indonesia: Is mother’s employment a risk factor? Journal of Research, 15(1), 45–58.













