Studi Literatur: Strategi dan Penerapan Higiene Industri dalam Pengendalian Risiko Kesehatan Kerja
Main Article Content
Zahara Fitriani
Nadilla Saraswati
Alya Yolanda
Zaskia Isnaini Pulungan
Abdurrazaq Hasibuan
Higiene industri merupakan salah satu upaya penting dalam menjaga kesehatan dan keselamatan pekerja melalui pengendalian berbagai faktor bahaya yang terdapat di lingkungan kerja. Perkembangan sektor industri yang semakin pesat menyebabkan meningkatnya potensi paparan bahaya fisika, kimia, biologi, dan ergonomi yang dapat menimbulkan penyakit akibat kerja apabila tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, penerapan higiene industri menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi penerapan higiene industri dalam pengendalian risiko kesehatan kerja serta mengidentifikasi berbagai metode pengendalian yang dapat diterapkan di lingkungan industri. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder berupa jurnal ilmiah, buku, artikel penelitian, dokumen organisasi internasional, dan peraturan yang berkaitan dengan higiene industri dan keselamatan serta kesehatan kerja. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang relevan dengan pengendalian risiko kesehatan kerja. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan higiene industri dilakukan melalui tahapan identifikasi bahaya, penilaian risiko, pengukuran faktor lingkungan kerja, serta penerapan hierarki pengendalian yang meliputi eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, pengendalian administratif, dan penggunaan alat pelindung diri. Selain itu, keberhasilan penerapan higiene industri dipengaruhi oleh komitmen manajemen, partisipasi pekerja, pelatihan yang berkelanjutan, dan pemantauan lingkungan kerja secara berkala. Dengan penerapan strategi higiene industri yang tepat, risiko penyakit akibat kerja dapat diminimalkan sehingga kesehatan pekerja, produktivitas kerja, dan keberlangsungan operasional perusahaan dapat terjaga secara optimal. Dengan demikian, higiene industri memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.
Chaerul, D. D. P., Alwi, M. K., & Hardi, I. S. (2021). Penerapan higiene dan sanitasi industri rumah tangga pengolahan tahu di Kelurahan Bara-Baraya Kota Makassar. Window of Public Health Journal, 2(1), 79–90.
Harrianto, R. (2019). Kesehatan kerja dan penyakit akibat kerja pada sektor industri. Jurnal Kedokteran Indonesia, 7(2), 115–123.
Intifada, W. S. (2024). Analisis risiko dan strategi peningkatan keselamatan kerja di sektor industri manufaktur: Tinjauan literatur. Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 9(1), 33–45.
Iskandar, I. S., & Kusnadi, K. (2024). Penerapan metode HIRA (Hazard Identification and Risk Assessment) dalam keselamatan dan kesehatan kerja di PT GECE. Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 9(1), 12–22.
Kurniawan, B., Ekawati, E., & Wahyuni, I. (2018). Analisis faktor risiko lingkungan kerja terhadap kesehatan pekerja industri. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(4), 455–463.
Kusumawardhani, D., Kasjono, H. S., & Purwanto. (2017). Analisis Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) di bagian finishing industri aluminium. Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 9(1), 1–9.
Mahendra, A. S., & Iftadi, I. (2024). Designing risk control strategies using HIRARC-based risk management to comply occupational health and safety management system standards in manufacturing activities. Teknoin, 30(1), 15–26.
Masri, D. (2022). Hazard identification, risk assessment and determining control occupational health and safety (OHS) in CV C-Maxi Alloycast. Jurnal Teknik Lingkungan, 28(2), 95–107.
Nugraha, A., & Setyawan, H. (2020). Hubungan paparan kebisingan dengan gangguan pendengaran pada pekerja industri manufaktur. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(3), 170–177.
Pamukti, K. B., & Juwitaningtyas, T. (2021). Evaluasi penerapan prinsip-prinsip sanitasi industri dan higiene karyawan pada industri pangan. Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, 16(2), 85–95.
Pangaribuan, M. H., Kirana, S., Ramadhayanti, S., & Hasibuan, A. (2026). Peran manajemen higiene industri dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 3(3), 58–66.
Pratama, A. K. (2019). Implementasi keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan industri. HIGEIA Journal of Public Health Research and Development, 3(4), 673–684.
Putri, R. A., & Widjasena, B. (2021). Analisis penerapan program kesehatan dan keselamatan kerja terhadap produktivitas tenaga kerja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 201–210.
Rosmalina, H. (2025). Analisis higiene industri berdasarkan pengukuran faktor risiko fisika dan kimia di lingkungan kerja PT Solusi Bangun Indonesia. Jurnal Sosial Teknologi, 5(9), 1225–1235.
Safitri, D., & Rahardjo, M. (2020). Evaluasi lingkungan kerja terhadap risiko penyakit akibat kerja pada pekerja pabrik. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 15(1), 35–44.
Setyorini, A., & Wahyuni, S. (2019). Pengaruh faktor lingkungan kerja terhadap kesehatan pekerja industri pengolahan. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 18(2), 91–99.
Siregar, D. I., & Nasution, R. M. (2021). Pengendalian risiko kesehatan kerja melalui pendekatan higiene industri. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 10(3), 145–154.
Sulaiman, Y. A., Firnanda, R., Nindia, S. M. H., Agustin, L., & Dafid, A. (2025). Occupational health and safety risk assessment application in oil refinery using HIRARC. Tibuana: Journal of Applied Industrial Engineering, 8(2), 77–88.
Wahyudi, T., & Prasetyo, E. (2022). Strategi pengendalian bahaya lingkungan kerja pada industri manufaktur. Jurnal Rekayasa Sistem Industri, 11(1), 44–55.
Yuliani, N., & Hidayat, T. (2021). Analisis penerapan higiene industri dalam upaya pencegahan penyakit akibat kerja. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 13(2), 100–110.













