Pelatihan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Melalui Pemanfaatan Artificial Intelligence Di Sma Negeri 1 Sipoholon
Main Article Content
Nelsa Citrayani Silaban
Jusni Lumbantobing
Fajar Situmorang
Ringhot Simorangkir
Pardomuan Simanullang
Studi ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana pengembangan dan pelatihan tenaga pendidik dapat meningkatkan kemampuan guru melalui penggunaan kecerdasan buatan di SMA Negeri 1 Sipoholon. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan data yang dilakukan melalui kuesioner. Responden dalam penelitian ini adalah para pendidik di SMA Negeri 1 Sipoholon. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari delapan butir pertanyaan yang meliputi pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pembuatan materi pembelajaran, penyiapan soal evaluasi, perencanaan belajar, analisis hasil belajar peserta didik, inovasi dalam pembuatan materi, efektivitas evaluasi, kemampuan merancang proses belajar, serta kemampuan dalam menganalisis hasil belajar peserta didik. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa para pendidik menggunakan kecerdasan buatan dengan cukup efektif.Hal ini tercermin dalam persentase indikator pembuatan materi pelajaran yang mencapai 78%, pembuatan soal evaluasi sebesar 82%, penyusunan rencana pembelajaran 76%, dan analisis hasil belajar siswa yang mencapai 77%. Selain itu, pada indikator peningkatan keterampilan guru, persentase kreativitas dalam penyusunan materi adalah 81%, efektivitas pembuatan evaluasi 83%, kemampuan meran cang pembelajaran 82%, serta kemampuan dalam menganalisis hasil belajar siswa juga 82%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia dengan memanfaatkan kecerdasan buatan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam proses pengajaran. Penggunaan kecerdasan buatan membantu guru dalam merancang materi, menyusun evaluasi, merencanakan pembelajaran, serta menganalisis hasil belajar siswa dengan cara yang lebih efektif dan efisien.
Artificial Intelligence in Higher Education: The State of the Field. Artificial Intelligence in Higher Education The State of the Field
Dessler, Gary. 2017. Human Resource Management. Pearson Education. Google Scholar Human Resource Management Gary Dessler
Hasibuan, Malayu S.P. 2017. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.Google Scholar Manajemen Sumber Daya Manusia Hasibuan
Holmes, Wayne, Maya Bialik, dan Charles Fadel. 2019. Artificial Intelligence in Education: Promises and Implications for Teaching and Learning. Boston: Center for Curriculum Redesign.Artificial Intelligence in Education PDF
Holmes, Wayne, dan Ilkka Tuomi. 2022. “State of the Art and Practice in AI in Education.” European Journal of Education. European Journal of Education AI in Education
Inggi Turnando dkk., “Tantangan dan Peluang Implementasi AI di Sekolah Indonesia: Studi Kasus dan Best Practice,” Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): 1215–1223.
Mulyasa, E. 2019. Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Google Scholar Menjadi Guru Profesional Mulyasa
Soegiarto, Ita, Sitti Hasnah, Annisa Nuraisyah Annas, Sri Sundari, dan Erwin Dhaniswara. “Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi Artificial Intelligences (AI) Pada Sekolah Kedinasan Di Era Revolusi Industri 4.0 Dan Society 5.0.” INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research Vol. 3, No. 5 (2023): 10546–10555.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.Google Scholar Metode Penelitian Sugiyono 2017
Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.Google Scholar Metode Penelitian Pendidikan Sugiyono Scholar Metode Penelitian Pendidikan Sugiyono
Zawacki-Richter, Olaf, Victoria I. Marín, Melissa Bond, dan Franziska Gouverneur. 2019.
Zawacki-Richter, Olaf, et al. 2024. “New Advances in Artificial Intelligence Applications in Higher Education.” Google Scholar New Advances in Artificial Intelligence Applications in Higher Education













