Review Artikel: Fitokimia dan Aktivitas Biologis Daun Kratok (Phaseolus lunatus L.) Sebagai Sumber Senyawa Bioaktif
Main Article Content
Nurfathanah
Andi Amaliah Dahlia
Rais Razak
Tanaman kratok (Phaseolus lunatus L.) merupakan salah satu tanaman legum yang memiliki potensi sebagai sumber senyawa bioaktif alami. Daun kratok mengandung berbagai metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin yang berperan dalam berbagai aktivitas biologis. Tujuan dari review ini adalah untuk mengkaji kandungan fitokimia serta aktivitas biologis daun kratok berdasarkan berbagai literatur ilmiah terkini. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis jurnal nasional dan internasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa daun kratok memiliki aktivitas antioksidan, antimikroba, dan antiinflamasi yang berkaitan erat dengan kandungan senyawa fenolik dan flavonoid. Senyawa-senyawa tersebut berperan dalam menangkal radikal bebas, menghambat pertumbuhan mikroorganisme, serta memodulasi respon inflamasi. Dengan demikian, daun kratok berpotensi dikembangkan sebagai sumber bahan baku dalam bidang farmasi dan pangan fungsional.
Cai, Y., Luo, Q., Sun, M., & Corke, H. (2004). Antioxidant activity and phenolic compounds of plants. Life Sciences, 74(17), 2157–2184.
Cowan, M. M. (1999). Plant products as antimicrobial agents. Clinical Microbiology Reviews, 12(4), 564–582.
Dai, J., & Mumper, R. J. (2010). Plant phenolics: Extraction, analysis and their antioxidant properties. Molecules, 15(10), 7313–7352.
Duranti, M. (2006). Grain legume proteins and nutraceutical properties. Fitoterapia, 77(2), 67–82.
Harborne, J. B. (1998). Phytochemical Methods: A Guide to Modern Techniques of Plant Analysis. Springer.
Wink, M. (2015). Modes of action of herbal medicines and plant secondary metabolites. Medicines, 2(3), 251–286.
Ajiboye, T. O., et al. (2018). Phytochemical and biological activities of plant leaves. Journal of Herbal Medicine, 12, 45–52.
Cowan, M. M. (1999). Plant products as antimicrobial agents. Clinical Microbiology Reviews, 12(4), 564–582.
Ghasemzadeh, A., & Jaafar, H. Z. (2013). Antioxidant potential of plant extracts. Molecules, 18(2), 123–135.
Kamran, M., et al. (2 020). Role of flavonoids in oxidative stress. Biomedicine & Pharmacotherapy, 121, 109–120.
Oboh, G., et al. (2016). Phenolic compounds and antioxidant properties of legumes. Food Science & Nutrition, 4(5), 705–713.
Serafini, M., et al. (2010). Polyphenols and inflammation. Nutrition Reviews, 68(10), 624–635.
Shahidi, F., & Yeo, J. (2018). Bioactive compounds in plant-based foods. Journal of Food Bioactives, 3, 1–15.
Dahlia AA, Razak R, Tahir M, Malik A, Roskiana A, Handayani V, Ahmad. 2025. Menjelajahi potensi bioaktif daun kratok (Phaseolus lunatus). Sotsiologicheskiy Zhurnal. 2025;31(02).













