Review Artikel: Potensi Antioksidan Daun Kratok (Phaseolus lunatus L.) dalam Pencegahan Stres Oksidatif
Main Article Content
Putri Yulita Shabana
Andi Amaliah Dahlia
Rais Razak
Stres oksidatif merupakan kondisi biologis yang terjadi akibat ketidakseimbangan antara produksi reactive oxygen species (ROS) dan sistem pertahanan antioksidan dalam tubuh. Kondisi ini dapat memicu kerusakan biomolekul seperti lipid, protein, dan DNA yang berkontribusi terhadap berbagai penyakit degeneratif. Antioksidan alami dari tanaman menjadi alternatif yang banyak diteliti karena memiliki potensi aktivitas biologis dengan risiko efek samping yang relatif rendah. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai sumber antioksidan adalah kratok (Phaseolus lunatus L.). Tanaman ini diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti polifenol dan flavonoid yang memiliki kemampuan menangkap radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi biologis daun kratok sebagai sumber antioksidan alami dalam pencegahan stres oksidatif berdasarkan literatur ilmiah. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis 15 jurnal ilmiah nasional dan internasional yang diperoleh dari Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Hasil kajian menunjukkan bahwa spesies Phaseolus lunatus memiliki aktivitas antioksidan yang terukur melalui metode DPPH, ABTS, dan FRAP serta memiliki korelasi dengan kandungan fenolik dan flavonoid. Selain itu, senyawa polifenol pada tanaman juga diketahui mampu memodulasi jalur antioksidan seluler seperti aktivasi jalur Nrf2. Berdasarkan hasil kajian tersebut, daun kratok berpotensi dikembangkan sebagai sumber antioksidan alami untuk mencegah stres oksidatif, meskipun masih diperlukan penelitian lanjutan untuk validasi praklinis dan klinis.
Sies, H. (2020). Oxidative stress: Concept and some practical aspects. Antioxidants, 9(9), 852. https://doi.org/10.3390/antiox9090852
Liguori, I., Russo, G., Curcio, F., Bulli, G., Aran, L., Della-Morte, D., et al. (2018). Oxidative stress, aging, and diseases. Clinical Interventions in Aging, 13, 757–772. https://doi.org/10.2147/CIA.S158513
Margaritelis, N. V., Paschalis, V., Theodorou, A. A., Kyparos, A., & Nikolaidis, M. G. (2020). Lifestyle, oxidative stress, and antioxidants: Back and forth in the pathophysiology of chronic diseases. Frontiers in Physiology, 11, 694. https://doi.org/10.3389/fphys.2020.00694
Xu, D. P., Li, Y., Meng, X., Zhou, T., Zhou, Y., Zheng, J., et al. (2017). Natural antioxidants in foods and medicinal plants: Extraction, assessment and resources. International Journal of Molecular Sciences, 18(1), 96. https://doi.org/10.3390/ijms18010096
Panche, A. N., Diwan, A. D., & Chandra, S. R. (2016). Flavonoids: An overview. Journal of Nutritional Science, 5, e47. https://doi.org/10.1017/jns.2016.41
Shahidi, F., & Ambigaipalan, P. (2015). Phenolics and polyphenolics in foods, beverages and spices: Antioxidant activity and health effects. Journal of Functional Foods, 18, 820–897. https://doi.org/10.1016/j.jff.2015.06.018
Cory, H., Passarelli, S., Szeto, J., Tamez, M., & Mattei, J. (2018). The role of polyphenols in human health and food systems: A mini-review. Frontiers in Nutrition, 5, 87. https://doi.org/10.3389/fnut.2018.00087
Sadeer, N. B., Mahomoodally, M. F., Rengasamy, K. R. R., Zengin, G., Nahar, L., & Sarker, S. D. (2020). Plant-based antioxidants and their implications in oxidative stress-related diseases. Biomedicine & Pharmacotherapy, 129, 110468. https://doi.org/10.1016/j.biopha.2020.110468
Re, R., Pellegrini, N., Proteggente, A., Pannala, A., Yang, M., & Rice-Evans, C. (1999). Antioxidant activity applying an improved ABTS radical cation decolorization assay. Free Radical Biology and Medicine, 26(9–10), 1231–1237. https://doi.org/10.1016/S0891-5849(98)00315-3
Dzomba, P., Musekiwa, C., Chagwena, D. T., & Chikwanha, O. C. (2020). Bioactive compounds, antioxidant activity, and antinutritional content of bean accessions (Phaseolus spp.). Molecules, 25(15), 3528. https://doi.org/10.3390/molecules25153528
Dahlia, A. A., Razak, R., Tahir, M., Malik, A., Handayani, V., & Ahmad, A. R. (2025). Exploring the bioactive potential of kratok (Phaseolus lunatus) leaves: Antioxidant and flavonoid assessment. Sotsiologicheskiy Zhurnal, 31(2), 685–694.
Sari, D. N. (2019). Pembuatan minuman fungsional tablet effervescent dari bubuk ekstrak daun kacang tujuh jurai (Phaseolus lunatus L.). Indonesian Journal of Industrial Research, 9(1), 23–31.
Budiana, W., Suhardiman, A., & Kirana, O. (2018). Aktivitas antioksidan ekstrak kulit buah kacang kratok (Phaseolus lunatus) dan kulit buah kacang gude (Cajanus cajan) dengan metode DPPH serta penetapan kadar total flavonoid dan fenol. Jurnal Pharmacopolium, 1(3), 162–169.













