Pengaruh Terapi Progressive Muscle Relaxation Terhadap Skala Nyeri Pada Pasien Post Sectio Caesarea di Ruangan Kebidanan RSUD Dr. Rasidin Padang
Main Article Content
Dea Elanda Putri
Rischa Hamdanesti
Sari Indah Kesuma
Prevalensi section caesarea di Kota Padang tahun 2023 sebanyak 23% ibu menjalani persalinan sectio caesarea. Persalinan dengan operasi sectio caesarea akan timbul rasa nyeri hebat pada hari pertama setelah anastesi hilang dan lebih terasa saat luka jahitan mengering. Salah satu tindakan nonfarmakologi untuk mengurangi nyeri adalah terapi progressive muscle relaxation. Tujuan penelitian untuk diketahui pengaruh terapi muscle progressive relaxation terhadap skala nyeri pada pasien post sectio caesarea di Ruang Kebidanan RSUD Dr. Rasidin Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Pre Eksperiment Design dengan jenis rancangan Pre-Post Test One Group Design. Penelitian dilaksanakan bulan Maret – September 2025. Pengumpulan data tanggal 03 - 21 Juli 2025. Populasi pada penelitian ini seluruh pasien post operasi di Ruang Kebidanan RSUD Dr. Rasidin Padang pada bulan Juli berjumlah 11 orang. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dan uji statistik Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan rerata skala nyeri sebelum diberikan terapi progressive muscle relaxation adalah mean 5,09 dan rerata skala nyeri sesudah diberikan terapi progressive muscle relaxation adalah mean 3,18. Ada pengaruh terapi progressive muscle relaxation terhadap tingkat nyeri pada pasien post sectio caesarea di Ruangan Kebidanan RSUD Dr. Rasidin Padang (pvalue=0,004). Kesimpulan penelitian terapi progressive muscle relaxation terhadap tingkat nyeri pada pasien post sectio caesarea. Diharapkan perawat dan bidan pelaksana di ruang kebidanan dapat menerapkan terapi progressive muscle relaxation sebagai terapi alternatif untuk membantu mengurangi atau mengatasi nyeri post sectio caesarea.
Andarmoyo, S. (2021). Konsep & Proses Keperawatan Nyeri. Jakarta : Ar-Ruzzmedia.
Ariani. (2020). Efektivitas Relaksasi Progresif terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pasien Post Sectio Caesarea di RSU Sembiring. Jurnal Kebidanan Kestra. Vol. 2 No. 2
Anggorowati. (2017). Efektifitas Pemberian Intervensi Spritual “spirit ibu” terhadap nyeri post sectio caesarea (SC) pada RS Sultan Agung dan RS. Roemani Semarang. Journal Media Ners, 1 (1).
Batubara. (2018). Farmakologi Dasar Edisi II. Jakarta : Lembaga Studi dan Konsultasi Farmakologi.
Fortre. (2019). Ilmu Kebidanan: Patologi Dan Fisiologi Persalinan. Jakarta : Penerbit Andi.
Kristiyanasari. (2019). Asuhan Keperawatan Post Operasi dengan Pendekatan Nanda Nic-Noc. Yogyakarta : Nuha Medika.
Kemenkes RI. (2023). Profil Dinas Kesehatan Indonesia. Jakarta
Kuo, C. & T. (2024). Depression and Anxiety Trajectories among Women Who Undergo an Elective Cesarean Section. Diakses dari: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3899292/pdf/pone.0086 653. pada tanggal 14 November 2015.
Lemone (2016). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah (ke 5). Jakarta : EGC.
Minarsih. (2017). Pelaksaan mobilisasi dini pada klien paska seksio sesarea. Jurnal Keperawatan Poltekkes Kemenkes Jakarta III
Mochtar. (2019). Sinopsis Obstetric Fisiologi dan Patologi Jilid 1. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran : EGC
Notoatmodjo. (2019). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : PT. Rineka Cipta.
Perry, P. &. (2012). Buku Ajar Fundamental Keperawatan Konsep, Proses dan Praktik, Edisi 4. Jakarta : EGC.
Pinandita. (2016). Pengaruh Teknik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Laparatomi. STIKes Muhammdiyah Gombang. (Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, Volume 8, No. 1, Februari 2012).
Prawirohardjo, S. (2018). ilmu bedah kebidanan (A. bari Saifuruddin & T. Rachimhadhi (Eds.); ke 6). Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Profil RSUD Dr. Rasidin Padang, (2024).
Pragholapati (2020). Pengaruh Teknik Relaksasi Otot Progresif Terhadap Nyeri pada Klien Post Sectio Caesarea. Jurnal Kesehatan dr. Soebandi Vol.8 No.2
Ramadanti. (2019). The Influence of Progressive Muscle Relaxation on Anxiety Level of Pre Caesarean Section Mother in Delivery Room. Nurseline Journal Vol 2 No 2.
Santoso. (2022). Penurunan Skala Nyeri Pasien Post Operasi Sectio Caesarea Dengan Teknik Mobilisasi Dini. Jurnal Ilmiah Media Husada. 11(1),
Saputri. (2019). Asuhan Keperawatan Pada Ibu Post Partum SC (Sectio Caesarea) Dengan masalah Keperawatan Nyeri Akut Si Ruang Siti Walidah Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Ponorogo. 1–34. http://eprints.umpo.ac.id/5038/.
Sembiring. (2022). Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Intensitas Nyeri Post Sectio Caesarea (SC) di Rumah Sakit Patar Asih Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang Tahun 2021. Best Journal (Biology Education. Sains and Technology). 5(2) : 25 - 30.
Sofiyah, L., Ma’rifah, A. R., & Susanti, I. H. (2014). Pengaruh Teknik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Perubahan Skala Nyeri pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea di Rsud Prof. Dr. Margono. 64–71.
Solehati. (2019). Konsep Dan Aplikasi Relaksasi Dalam Keperawatan Maternitas. Bandung: Repika Aditama.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Sukowati. (2019). Model Konsep Dan Teori Keperawatan (Aplikasi Pada Kasus Obstetri Ginekologi). Bandung : Refika Aditama.
Suryaningsih. (2013). Efektifitas Teknik Counterpressure dan Endhorpin Massage Terhadap Nyeri Kala I pada Ibu Bersalin di RSUD Ajibarang. Jurnal Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Bangsa Purwokerto, 1-8.
Tamsuri. (2016). Konsep dan Penatalaksanaan Nyeri. Jakarta : EGC.
WHO. 2023. Maternal Mortality. Caesarean Section Rates Continue to Rise, Amid Growing Inequalities in Access. World Health Organization
Wiknjosastro. (2017). Ilmu Kebidanan. Jakarta : YBPSP.
Wilson. (2005). Patofisiologi Konsep Proses-Proses Penyakit, Edisi IV. Jakarta: EGC.













