Manajemen Gangguan Pertukaran Gas Pada Pasien Cedera Kepala Berat (CKB) Di Ruangan Intersive Care Unit (ICU)
Main Article Content
Ayang
Dwi Prihatiningsih
Intensive Care Unit (ICU) merupakan ruang rawat rumah sakit dengan staf dan perlengkapab khusus di tunjukan unutuk mengelolah pasien dengan penyakit, trauma atau komplikasi yang mengacam jiwa sepeti pasien Cedera kepala berat merupakan kondisi yang dapat menimbulkan gangguan neurologis serius, termasuk gangguan pada sistem pernapasan. cedera otak akut berhubungan erat dengan disfungsi paru melsalui mekanisme brain–lung interaction, di mana kerusakan otak dapat memicu perubahan fisiologis paru sehingga proses pertukaran gas menjadi tidak efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan pengelolaan gangguan pertukran gas pada pasien cedera kepala yang di rawat di ruang intensive care unit (ICU). Data yang di kumpulkan melalui pengkajian fisik pemntauan AGD intervensi keperawatan seperti pemberian oksigen dan head up seni flowlwr. Berdasarkan hasil pengkajian menunjukan bahwa masalah utama ganguan pertukaran gas pada pasien cedera kepala berat, menunjukkan perbaikan signifikan nilai analisa gas darah yaitu CO2 : 25.3 meningkat PO2 : 178 menurun PH : 7,235 meningkat yang menunjukan adanya peningkatan pertukaran gas dan perbaikan hasil analisa gas darah pasien, penelitian ini masih belum sepenuhnya teratasi dalam penangan di kasus ini perlunya kolaborasi tim medis, termasuk lab untuk pemantuan AGD dan kepatenan jalan nafas
Intensive Care Unit (ICU) merupakan ruang rawat rumah sakit dengan staf dan perlengkapab khusus di tunjukan unutuk mengelolah pasien dengan penyakit, trauma atau komplikasi yang mengacam jiwa sepeti pasien Cedera kepala berat merupakan kondisi yang dapat menimbulkan gangguan neurologis serius, termasuk gangguan pada sistem pernapasan. cedera otak akut berhubungan erat dengan disfungsi paru melsalui mekanisme brain–lung interaction, di mana kerusakan otak dapat memicu perubahan fisiologis paru sehingga proses pertukaran gas menjadi tidak efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan pengelolaan gangguan pertukran gas pada pasien cedera kepala yang di rawat di ruang intensive care unit (ICU). Data yang di kumpulkan melalui pengkajian fisik pemntauan AGD intervensi keperawatan seperti pemberian oksigen dan head up seni flowlwr. Berdasarkan hasil pengkajian menunjukan bahwa masalah utama ganguan pertukaran gas pada pasien cedera kepala berat, menunjukkan perbaikan signifikan nilai analisa gas darah yaitu CO2 : 25.3 meningkat PO2 : 178 menurun PH : 7,235 meningkat yang menunjukan adanya peningkatan pertukaran gas dan perbaikan hasil analisa gas darah pasien, penelitian ini masih belum sepenuhnya teratasi dalam penangan di kasus ini perlunya kolaborasi tim medis, termasuk lab untuk pemantuan AGD dan kepatenan jalan nafas













