Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Desa Kawasi Akibat Pembangunan Industri Nikel Di Obi Halmahera Selatan
Main Article Content
Vicklan Lakoruhut
Pembangunan di Indonesia didukung oleh sektor industri yang semakin banyak memanfaatkan teknologi canggih. Kondisi tersebut membawa berbagai konsekuensi berupa perubahan dalam kehidupan masyarakat, baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun budaya. Proses industrialisasi yang didukung oleh teknologi modern mendorong terjadinya transformasi sosial yang memengaruhi sistem nilai, norma, serta pola kehidupan masyarakat. Dalam konteks ini, pembangunan industri nikel di Desa Kawasi menghadirkan berbagai unsur budaya luar yang bersifat modern, yang berpotensi memengaruhi nilai dan norma sosial budaya masyarakat setempat. Selain itu, pemanfaatan teknologi modern juga berdampak pada perubahan gaya hidup serta pola interaksi sosial masyarakat Desa Kawasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk perubahan sosial budaya yang terjadi pada masyarakat Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Tujuan selanjutnya adalah menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perubahan sosial budaya masyarakat seiring dengan keberadaan industri nikel di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan berdasarkan natural setting atau kondisi alamiah, melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sosial budaya masyarakat Desa Kawasi berlangsung dalam dua pola, yaitu perubahan yang terjadi secara cepat dan perubahan yang berlangsung secara lambat. Perubahan tersebut terutama dipengaruhi oleh perkembangan teknologi industri nikel serta meningkatnya jumlah penduduk akibat masuknya masyarakat pendatang dengan latar belakang budaya yang beragam. Dampak perubahan yang terjadi antara lain berkurangnya intensitas interaksi sosial antarmasyarakat, menurunnya solidaritas sosial, diversifikasi mata pencaharian yang semakin heterogen, serta meningkatnya mobilitas sosial masyarakat. Selain itu, perubahan budaya juga tampak pada penggunaan bahasa, pola berpakaian, dan gaya hidup masyarakat. Secara keseluruhan, temuan penelitian menunjukkan bahwa intensitas kontak sosial antara masyarakat lokal dan masyarakat pendatang telah memengaruhi kehidupan sosial budaya masyarakat Desa Kawasi, baik dalam aspek budaya, seperti sopan santun, bahasa, dan gaya hidup, maupun dalam aspek sosial, seperti relasi sosial, perilaku sosial, serta pola kerja sama masyarakat, khususnya praktik gotong royong.
Abdul Halim. 2004. “Akuntansi Keuangan Daerah”. Penerbit Salemba Empat, Jakarta
Abdul syani, 1995. “Sosiologi dan perubahan masyarakat”. Bandar, lampung: pustaka jaya unila
Alfitra, 2017.: “Konflik sosial dalam masyarakat modern, penyelesaian menurut hukum positif, politik dan adat”. Ponorogo: Wade Group
Abdul syini, 2002. “Sosiologi siskematika, teori dan terapan”. Jakarta: Bumi Aksara
Abdullah idi 2011. “Sosiologi Pendidikan; Masyarakat Dan Pendidikan”. Jakarta: Rajawali pers
Adi 1996. “Psikologi pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial sebagai dasar pemikiran”. Jakarta: Rajawali Grafindo persada
Alfian 2009. “Transformmasi Sosial Dan Budaya Pembangunan Nasional”. Jakarta: uiversitas Indonesia press
Durkheim, É. (2011). The division of labor in society. New York: Free Press.
Damsar, 2002. “Sosiologi Ekonomi”. Jakarta: Pt. raja grafindo persada
Elly M setiadi & Usman Kolip, 2010. “Pengatar sosiologi”. Jakarta: Rineka cipta
Hardani Dkk, 2010. “Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif”. Yokjakarta: pustaka ilmu
Hattu rauf, 2011. “Perubahan sosial cultural masyarakat pedesaan”. Jurnal inovasi 8 (4): 1-11
Ibrahin J.T. 2002. “Sosiologi Pedesaan Malang”. Malang: universitas Muhammadiyah Malang
Jacobus Ranjabar 2008, “sistem sosial budaya Indonesia (suatu pengantar)”. Bogor: Galia. Indonesia
Koentjaraningrat. 2002. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka cipta.
Kuntowijoyo, 1998. “Paradigm Islam Interpretasi Untuk Aksi”. Cetakan ke VIII Bandung: mizan
Kusnadi, 1993. “Potret Kesejatraan Rakyat. (Bagian 1)”. Jakrta: Opini gerakan nasional
Martono, Nanang. 2014. “Sosiologi Perubahan Sosial: Perspektif Klasik, Modern, Postmodern, dan Postkolonial”. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Miles M.B & Huberman A.M, 1984, “analisis data kualitatif, terjemahan oleh, Tjetjep Rohendi Rohidi, 1992. Jakarta: universitas Indonesia.
Mac Iver, R. M., & Page, C. H. (1961). Society: An introductory analysis. London: Macmillan.
Marx, K. (1976). Capital: A critique of political economy, Volume I. London: Penguin Books.
Muji Sustrisno, & Hendar Purtrano. 2005. “Teori Teori Kebudayaan”. Yogjakarta: Kanisial
Midgley James 2005. “Pembangunan social: prespektif pembangunan dalam kesejatraan social”. PT. direktoral perguruan tinggi agama Islam
Parker Dkk. 1992. “Sosiologi industri”. Jakarta: PT Rineka cipta
Raharjo M dawan, 1984. “Transformasi Pertanian Industrialisasi Dan Kesempatan Kerja”. Jakarta: universitas Indonesia.
Riberu sastrapratedja & parera frans 1986. “Menguak mitos-mitos pembangunan: telaah etis dan kritis”. PT. gramedia. Jakarta.
Singgih, Bambang S. 1991. “Perkembangan masyarakat akibat pertumbuhan indsutri di daerah daera jawa timur”. Jakarta: Depdikbud RI.
Soemardjan, Selo dan Soelaeman Soemardi. 1964. “Setangkai Bunga Sosiologi”. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Siska 2013, Dampak Industri Batu Bara Terhadap Sosial Ekonomi Masyarkat Disekitar Desa Jembayan Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara. Jurnal administrasi Negara 1(2); 473-493
Slamet Santoso, 2010. “Teori-teori psilogi sosial”. Bandung: Refika Asitama
Soekanto Soerjono, 1960. “Sosiologi suatu pengantar”. Jakarta: Raja grafindo Persada.
Soekanto Soerjono, 2002, “Sosiologi suatu Pengantar”. Jakarta: raja pers
Sudarto P. hadi. 1995. “Aspek Sosial Amdal”. Jogyakarta: Gaja mada university press
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabet IKAPI, tt, 2018.
Suratmo. F Gunawan. 2009. “Analsis Mengenai Dampak Lingkungan”. Yogjakarta: gajah mada university press
Tasmuji Dkk 2011. “Ilmu alamia dasar, ilmu sosial dasar, ilmu budaya dasar”. Surabaya: Sunan Apel Press
Walgito Bimo, 2003. “Psikologi Sosial (Suatu Pengantar)”. Jogyakarta: CV. Andi offiset
Rochajat dan Harun, Ardianto, Elvinaro. 2011. Komunikasi Pembangunan dan Perubahan Sosial”. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Tönnies, F. (2001). Community and civil society (Gemeinschaft und Gesellschaft). Cambridge: Cambridge University Press.













