Manajemen Waktu, Intensitas Penggunaan Media Sosial Tiktok dengan Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa di Surabaya
Main Article Content
Zahra Berliana Ayu Rahmawati
Bawinda Sri Lestari
Amanda Pasca Rini
Prokrastinasi akademik merupakan kecenderungan untuk menunda memulai maupun menyelesaikan tugas secara menyeluruh sehingga menghambat performa kinerja dan keterlambatan penyelesaian. Penelitian ini mengeksplorasi keterkaitan antara manajemen waktu, intensitas penggunaan media sosial Tiktok dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa di Surabaya. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Subjek penelitian ini berjumlah 300 mahasiswa di Surabaya dengan teknik analisis regresi berganda. Pengambilan partisipan penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa skala manajemen waktu, intensitas penggunaan media sosial Tiktok, dan skala prokrastinasi akademik yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen waktu dan intensitas penggunaan media sosial Tiktok secara simultan signifikan memprediksi prokrastinasi akademik (F=193.093; p < 0.00; R=0,565). Secara parsial manajemen waktu dengan prokrastinasi akademik berpengaruh signifikan negatif yang diperoleh nilai skor (t=-12.344 dengan signifikansi 0.000), dan intensitas penggunaan media sosial Tiktok dengan prokrastinasi akademik berpengaruh signifikan ke arah positif yang diperoleh skor (t=9.519 dengan signifikansi 0.000). Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan keterampilan manajemen waktu dan literasi digital sebagai upaya untuk menekan perilaku penundaan pada mahasiswa.
Afrelia, N. D., & Khairat, M. (2022). Hubungan antara intensitas penggunaan TikTok dengan kontrol diri pada remaja. Jurnal Spirits, 12(2), 62–71. https://doi.org/10.30738/spirits.v12i2.12808.
Aznar-Díaz, I., Romero-Rodríguez, J. M., García-González, A., & Ramírez-Montoya, M. S. (2020). Mexican and Spanish university students' Internet addiction and academic procrastination: Correlation and potential factors. PloS one, 15(5), e0233655. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0233655.
Chu, A. H., & Choi, J. N. (2005). Rethinking procrastination: positive effects of "active" procrastination behavior on attitudes and performance. The Journal of social psychology, 145(3), 245–264. https://doi.org/10.3200/SOCP.145.3.245-264
Dataloka. (2025). Indonesia masih menjadi pengguna Tiktok terbanyak di dunia pada Oktober 2025 . https://dataloka.id/
Dataloka. (25 Desember 2025). Usia Pengguna Tiktok di dunia tahun 2025 di dominasi kelompok usia 18-34 tahun. https://dataloka.id/
Del Bario, V. (2004). Relationship between empathy and the Big Five personality traits in a sample of Spanish adolescents. Social Behavior and Personality, 32(7), 677–682. https://doi.org/10.2224/sbp.2004.32.7.677.
Firliana, D., & Dariyo, A. (2023). Dampak penggunaan aplikasi TikTok terhadap prokrastinasi akademik siswa di SMA X Jakarta. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 28056–28062.
GoodStats. (2025, 13 November). Orang Indonesia habiskan 44 jam per bulan main Tiktok. https://data.goodstats.id/
Macan, T. H. (1994). Time management: Test of a process model. Journal of Applied Psychology, 79(3), 381–391. https://doi.org/10.1037/0021-9010.79.3.381
Neidi, A. W. (2019). Hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dan prokrastinasi akademik dalam menyelesaikan skripsi pada mahasiswa. Acta Psychologia, 1(2), 97–105. https://doi.org/10.21831/ap.v1i2.43142.
Suhadianto, S., & Pratitis, N. (2020). Eksplorasi faktor penyebab, dampak, dan strategi penanganan prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang), 10(2), 204–223. https://doi.org/10.24036/RAPUN.V10I2.106672.
Tuckman, B. W. (2002). Academic procrastinators: Their rationalizations and web-course performance. American Journal of Distance Education, 16(1), 3–19.
NUGRASANTI¹, R. E. N. N. I. (2006). Locus of control dan prokrastinasi akademik mahasiswa. Jurnal Provitae, 25.













