Perancangan Buku Komik Terinspirasi Dari Cerita Cindua Mato
Main Article Content
Syaiful Aziz
Yuliarni
Perancangan ini dilatar belakangi atas kurangnya minat remaja terhadap cerita lokal yang mereka miliki. Seringkali ketika ditanya tentang kisah Cindua Mato mereka tidak tau sama sekali tidak tau. Para remaja lebih menyukai media hiburan dan kisah-kisah yang datang dari luar negeri tetapi kurang mengapresiasi kearifan lokal yang mereka milik. Pengumpulan data melalui studi literasi dan kuisioner. Analisis data menggunakan 5 W + 1 H, analisis target audiens pada aspek geografi secara umum adalah Indonesia dan khususnya Sumatera Barat. Demografi adalah remaja usia 13-15 tahun, karena secara psikologi bagi remaja usia tersebut komik merupakan hiburan, menarik, dan mudah memahami pesan yang disampaikan. Hasil perancangan berupa buku komik sebagai media utama. Buku komik ini merupakan media baru dalam upaya menceritakan cerita rakyat melalui pendekatan yang berbeda. Media pendukung poster, x banner, dan manual book. Harapannya dapat menjadi media pembelajaran bagi remaja melalui nilai-nilai yang terkandung di dalam kisah tersebut, yaitu nilai kesetiaan, kecerdikan, tanggungjawan serta dampak negative dari fitnah.
Jubaedah. (2012). Komik sebagai Media Pembelajaran. Jurnal Madaniyah volume 1 Edisi III Januari 2012, 136-153.
Waluyanto, H. D. (2005). Komik sebagai media komunikasi visual pembelajaran. Jurnal Desain Komunikasi Visual Nirmana, 7(1).
Eko, Wurianto. "Komik Sebagai Media Pembelajaran." (2009).
Ambaryani, A., & Airlanda, G. S. (2017). Pengembangan media komik untuk efektifitas dan meningkatkan hasil belajar kognitif materi perubahan lingkungan fisik. Jurnal Pendidikan Surya Edukasi, 3(1), 19-28.
Udin, S., Kasim, Y., Udin, S., Esten, M., Sulaiman, S., & Surin, A. (1986). Identifikasi tema dan amanat kaba Minangkabau.
McCloud, S., & Martin, M. (1993). Understanding comics: The invisible art (Vol. 106). Northampton, MA: Kitchen sink press.
Danandjaja, J. (1984). Folklor Indonesia: Ilmu gosip, dongeng, dan lain-lain., grafitipers. Jakarta, cetakan pertama.
Jamaris, E. (2002). Pengantar sastra rakyat Minangkabau. Yayasan Obor Indonesia.
Syamsuddin St Rajo Endah,. Kaba Cindua Mato. Kristal Multimedia Bukittinggi, 2015.
Aimifrina, A. (2013). Minangkabau dalam kaba Cindua Mato. Widyaparwa, 41(2), 111-122.
Handayani, S. (2010). Perbandingan efektifitas pemberian informasi melalui media cerita bergambar (komik) versi BKKBN dengan Media Leaflet. Gaster, 7(1), 482-490.













