Perancangan Media Informasi Tentang Disorientasi Seksual Dengan Perspektif Islam Dalam Upaya Pencegahan HIV Di Kalangan Pelajar Smp Di Kota Padangpanjang
Main Article Content
Riri Yona Sari
Kendall Malik
Fenomena pergaulan bebas dan disorientasi seksual di kalangan remaja memicu peningkatan risiko penularan HIV, namun minimnya media informasi yang edukatif dan sesuai dengan nilai-nilai Islam menyebabkan isu ini kurang dipahami secara komprehensif oleh generasi muda. Penelitian ini bertujuan merancang buku ilustrasi mengenai disorientasi seksual dalam perspektif Islam sebagai media informasi sekaligus sarana preventif penanggulangan HIV. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, studi pustaka, dan dokumentasi, dengan analisis menggunakan metode 5W+1H serta AIDA. Target audiens mencakup pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Padangpanjang. Proses perancangan meliputi tahap brainstorming, pembuatan moodboard, studi tipografi dan warna, sketsa karakter dan cerita, hingga digitalisasi layout. Produk utama berupa buku ilustrasi yang didukung oleh poster, x-banner, e-book, merchandise, serta berbagai atribut pendukung lainnya. Perancangan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran serta meluruskan pemahaman pelajar terhadap fitrah manusia sesuai pandangan Islam, sekaligus menjadi media preventif yang efektif dalam menanggulangi risiko penyebaran HIV di kalangan remaja." Kata Kunci: Desain, Ilustrasi, Media Informasi, Disorientasi Seksual, Perspektif Islam, Pencegahan HIV.
Abdul Kadir. (2003). Pengenalan Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi Offset. adara,
Agus Setiawan, Toto Haryadi, & Auria F. Yogananti.(2017). RUPA-RUPA; Komunikasi Visual Kekinian. Suluh Media.
Alex Sobur. 2006. Semiotika Komunikasi, Bandung: Remaja Rosdakarya, Analisis Teks Media Suatu Pengantar untuk Analisa Wacana, Analisis Semiotik, dan Analisis framing, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Ambrose, Gavin & Harris, Paul. 2011. Basics Design 02: Layout. Switzerland: AVA Publishing.
A. M. Sardiman. 2012. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Anggi Anggraini. (2021). Desain Layout.PNJ Press.
Arikunto. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : PT. Rineka Cipta.
Arsyad, Azhar (2002). Media Pembelajaran, edisi 1.PT. Raja Grafindo Persada Jakarta
Arsyad, Azhar. (2013) Media pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Azhar Arsyad. (2014). Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Danim, Sudarwan (1995). Media Komunikasi Pendidikan. Jakarta. Bumi Aksara.
Dendi Sudiana. (2002). Tipografi : Sebuah Pengantar. Vol 2 No 2. E-Journal Universitas Islam Bandung. Bandung
Djamarah. 1995. Pengertian Media Pembelajaran. Yogyakarta: Andi Offset.
Rustan, Surianto. (2009). Layout Dasar Dan Penerapannya. Jakarta: Gramedia.
Sachari, Agus. 2002. Estetika Makna, Simbol dan Daya. Bandung; Penerbit ITB
Santoso, Sigit. 2002. Advertising Guide Book. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Tim Redaksi KBBI.(2018). Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi Kelime) . Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Sudibyo, A. (2019). informasi Seksual untuk Remaja. Jakarta: Pustaka Edu.
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Poster Kampanye Kesehatan Reproduksi. Jakarta: Kemenkes RI.
UNAIDS. (2020). Klik HIV. Geneva: UNAIDS.
Santosa, B. (2018). Desain Komunikasi Visual: Teori dan Praktik. Bandung: Penerbit ITB.
Herlina, R. (2017). Ilustrasi dalam Media Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Wibisono, T. (2016). Tipografi dan Desain Grafis. Surabaya: Pustaka Grafika.
Robbins, A. (2020). Understanding HIV/AIDS. New York: Global Health Press.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Heinich, R., Molenda, M., Russell, J. D., & Smaldino, S. E. (2002). Instructional Media and Technologies for Learning. New Jersey: Merrill Prentice Hall.













