Perancangan Media Edukasi Raso Jo Pareso Dan Malu Jo Sopan Berbasis Ilustrasi Buku Anak Pada Anak – Anak Di Sumatera Barat
Main Article Content
Ziqra Wahyu Illahi
Ahmad Akmal
Perkembangan modernisasi yang semakin pesat telah membawa perubahan terhadap nilai-nilai budaya lokal, termasuk budaya Minangkabau. Salah satu nilai budaya yang mulai mengalami penurunan penerapan di kalangan anak-anak adalah Raso jo Pareso dan Malu jo Sopan, yang merupakan pedoman etika dan sopan santun dalam kehidupan bermasyarakat.
Metode Perancangan ini bertujuan untuk merancang media edukasi berupa buku ilustrasi anak yang mengenalkan nilai Raso jo Pareso dan Malu jo Sopan kepada anak usia 6–12 tahun di Sumatera Barat.
Hasil perancangan berupa buku ilustrasi anak berjudul “Shadiq & Yasmin: Belajar Sopan Santun” yang mengangkat kehidupan sehari-hari anak-anak Minangkabau sebagai media penyampaian nilai budaya. Diharapkan perancangan ini dapat menjadi sarana edukasi yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai budaya Minangkabau sekaligus meningkatkan minat baca anak-anak.
Abdurrahmat & Fathoni. (2006). Metodologi Penelitian & Teknik Penyusunan Skripsi. Jakarta:PT Rineka Cipta.
Agus, S., (2012). Cooperative Learning Teori dan Aplikasi Paikem, Yogyakarta: Remaja Rosda Karya.
Amir M.S, (2003). Adat Minangkabau (Pola dan Tinjauan Hidup Orang Minangkabau, Jakarta: PT Mutiara Sumber Widya.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi ke-4, hlm. 247). Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Briggs & Leslie J. (1977). Instructional Design, Educational Technology Publications Inc. New Jersey : Englewood Cliffs.
Cullen, K. (2012).Design elements: Typography fundamentals. Massachusetts: Rockport.
Gunawan & Heri. (2021). “Edukasi dan produktivitas masyarakat di masa pandemi” (Amar Ali Aulia (ed.)). LP2M UIN SGD.
Harkins, M. (2010). Basics typography 02: Using type. Switzerland: AVA Publishing
Ibrahim. DT, S, D. (2009). Tambo Alam Minangkabau. Bukittinggi: Kristal Media.
Iswanto & Rendy. (2023). “Perancangan Buku Ajar Tipografi .Surabaya”: Universitas Ciputra Citraland CBD Boulevard.
J. Moleong & Lexy. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Kesiman, M. W. A. (2018). “Benchmarking of document image analysis tasks for palm leaf manuscripts.” Journal of Imaging, 4(2), 28. MDPI.
Mirzaqon. T, A dan Budi Purwoko. (2017). “Studi Kepustakaan Mengenai Landasan Teori dan Praktik Konseling Expressive Writing.” Jurnal BK Unesa, 8 (1).
Notoatmodjo. (2014). Definisi Tingkat Pendidikan. EGC.
Paksi, D. N. F. (2021). “Warna dalam Dunia Visual”. Jakarta:
Institut Kesenian Jakarta
Rumbewas, V. P., & N. H. (2017). “Pengaruh modernisasi terhadap dinamika kebudayaan masyarakat Suku Maya Kabupaten Raja Ampat (Studi pada Bahasa Abel Suku Maya di Kampung Kali Toko Distrik Teluk MayaLibit)”. GRADUAL, 155.
Sanyoto, S. E. (2005). Dasar-dasar tata rupa dan desain. Yogyakarta: Arti Bumi Intaran.
Sitepu, B.P. (2012). Penulisan Buku Teks Pelajaran .Bandung:Remaja Rosdakarya.
Sjarifoedin, A. (2014). Minangkabau. Jakarta: PT. Gria Media Prima.
Suharsimi & Arikunto. (2007). Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Suyanto. (2013). Dasar-Dasar Desain Grafis. Yogyakarta: Andi.
Witabora. (2020). Peran dan Perkembangan Ilustrasi, Jakarta, Universitas Bima Nusantara.
Yuliandani & Fadli. (2021). “Ajaran Raso jo Pareso Dalam Lirik Lagu yang Dinyanyikan Oleh Ody Malik Sebuah Analisis Sosiologi Sastra.” Diploma thesis, Universitas Andalas.













