Hubungan Self Care Management Dengan Kualitas Hidup Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) Menjalani Hemodialisis Di RS. Tk III Reksodiwiryo Padang
Main Article Content
Miza Lorince
Revi Neini Ikbal
Willady Rasyid
Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang menjalani hemodialisis mengalami berbagai perubahan dalam kehidupan, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial yang dapat memengaruhi kualitas hidup. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien CKD yang menjalani hemodialisis adalah melalui self care management yang meliputi kemitraan, perawatan diri, pemecahan masalah, dan pengelolaan emosional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self care management dengan kualitas hidup pasien Chronic Kidney Disease (CKD) menjalani hemodialisis di RS. TK III Reksodiwiryo Padang tahun 2025.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang menjalani hemodialisis di RS. TK III Reksodiwiryo Padang dengan jumlah 110 orang, dengan sampel sebanyak 52 orang yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari–Agustus 2025 dan pengumpulan data dilakukan pada bulan Mei 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner Hemodialysis Patient Self Care Measurement Scale dan KDQOL-SF 36. Data dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 52 responden, sebanyak 24 (46,2%) responden memiliki kualitas hidup buruk dan 28 (53,8%) responden memiliki kualitas hidup baik. Self care management menunjukkan bahwa 23 (44,2%) responden memiliki self care management tidak baik dan 29 (55,8%) responden memiliki self care management baik. Hasil uji statistik Chi-Square diperoleh p-value = 0,030 (p<0,05), sehingga terdapat hubungan antara self care management dengan kualitas hidup pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang menjalani hemodialisis di RS. TK III Reksodiwiryo Padang tahun 2025.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan self care management dengan kualitas hidup pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang menjalani hemodialisis di RS. TK III Reksodiwiryo Padang tahun 2025. Disarankan kepada pihak rumah sakit, khususnya perawat hemodialisa, untuk meningkatkan edukasi dan memberikan informasi kepada pasien serta keluarga mengenai self care management sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas hidup pasien yang menjalani hemodialisis.
Brunner & Suddarth. (2019). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Edisi 8 Volume 2. Jakarta: EGC.
Febriani. (2019). Analisis self management dan aspek psikososial pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. JOM FKp, 7(2), 10–19.
Hidayat. (2019). Metodologi Penelitian Keperawatan Teknik Analisa Data. Jakarta: Salemba Medika.
Idzharrusman. (2022). Hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik RSUD Sekarwangi. Jurnal Keperawatan BSI, 10(1).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI: Situasi Penyakit Ginjal Kronis. Jakarta: Kemenkes RI.
Lazarus. (2020). Stress, Appraisal, and Coping. New York: Springer Publishing Company.
Notoatmodjo. (2019). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Pangkahila. (2017). Anti Aging Medicine: Memperlambat Penuaan, Meningkatkan Kualitas Hidup. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.
Pratiwi. (2019). Self care management education increase quality of life of patient with chronic kidney disease undergoing hemodialysis. Jurnal Keperawatan Indonesia, 5(1).
Rapley. (2018). Quality of Life Research: A Critical Introduction. London: Sage Publications.
Rustandi. (2018). Faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang menjalani hemodialisa di ruang hemodialisa. Jurnal Keperawatan Silampari (JKS), 10(1), 33–46.
Santiya. (2019). Kualitas Hidup Pasien. Jakarta: Intisari Sains Medis.
Sinurat. (2022). Self management berhubungan dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronis di unit hemodialisa. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(1).
Smeltzer & Bare. (2020). Brunner and Suddarth’s Textbook of Medical Surgical Nursing (12th ed.). Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins.
Sulistyoningsih. (2022). Self management dan kualitas hidup pasien hemodialisis. Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan, 8(2).
Susantri. (2022). Chronic kidney failure stage V ecPolicystic kidney disease. Jurnal Medical Profession (MedPro), 3(3), 192–196.
Wafroh. (2019). Dukungan Keluarga dengan Kualitas Hidup Lansia di PSTW Budi Sejahtera Banjarbaru. Skripsi.
Wen, Q., Yao, S., & Yao, B. (2021). Effectiveness of comprehensive nursing in hemodialysis of patients with chronic renal failure and the impact on their quality of life. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine. https://doi.org/10.1155/2022/1399650
WHO (World Health Organization). (2023). Global Report on Noncommunicable Disease.
Wong. (2019). Correlates of quality of life in new migrants to Hong Kong from Mainland China. Social Indicators Research, 107(2), 373–391.













